WAKATTE KURERU

www.shoppingliquor.net

Namida o fuitte…

karena pada akhirnya kisah kitapun berakhir sudah
Lewat lagu lama yang mendendangkan nuansa getir
kutahu sajakmu dan sajakku tiada pernah berpadu
meski bait bait merangkai kata dalam semilir

ketika ku tutup layar penantian di akhir musim salju
kelak jangan kau buka lewat jendela rumah teh di ujung jalan sutra
karena tlah kuminta mereka berkolaborasi denganku
lewat bait bait sajak yang menyapa senja

dan sajak-sajak kelam terwujud sudah
ku kumpulkan dalam bait rindu
esok saat ku tapakkan kaki di bandara Narita
selipkanlah sebait kata terindah
kelak kusimpan di taman zen yang sentosa
berdiam selamanya di dalam bisu
mendesirkan malam kelabu di puncak waktu

izinkan ku memeluk goresan penamu terakhir kali
kenangan akan kita tiada pernah abadi
tiada pula, seindah barisan willow di tepi jalan basah
namun tetap menghentak seiring nyanyian putri Bulan

ohh, sesungguhnya..

tiada nada seindah petikan harpa
tiada sakura seindah musim semi
tiada doa seindah mantra suci
tiada kasih seindah keabadian syurga

duhai cinta,
sayonara…wakatte kureru

mari bersulang dengan sebotol sake yang tersisa !